Home  /  Tempat Wisata  / Kisah Penambang Batu Kalimaya

Kisah Penambang Batu Kalimaya


Kisah Penambang Batu Kalimaya

Desa Pajagan kecamatan Sajira Banten di sinilah hampir sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai penambang batu kalimaya. Sumur-sumur dengan kedalaman minimal 10 meter menjadi ladang nafkah bagi para penambang. Lubang yang curam tak membuat nyali ciut demi sebongkah batu berharga. Batu kalimaya atau populer disebut juga batu opal bernilai jual puluhan juta rupiah.

Penambang Batu KalimayaSejak tahun 1963 sebagian masyarakat Sajira sebagai penambang kalimaya. Desa Pajagan dapat ditempuh sekitar 2 jam dari ibu kota kabupaten Lebak Rangkasbitung. Kini ketika batu akik menjadi semakin populer semakin banyak orang yang datang untuk menggali batu.

Penambang Batu KalimayaSetiap lubang biasanya digali olaeh satu kelompok yang terdiri dari 5 orang. 3 orang akan terus menggali hingga menemukan titik pertama batu ditemukan. Dasar lubang hanya bisa ditempati oleh 3 pekerja. Karena luasnya yang tidak akan melebihi 3 meter.

Pengalaman pahit pernah dialami Nurdin ketika menggali, ia pingsan karena lubang yang ia masuki ternyata memilki sumber air. Mahalnya harga batu kalimaya tak serta merta hidup Nurdin sejahtera. Selama 5 bulan menggali Nurdin baru bisa menemukan sepotong batu kecil. Setelah dikumpulkan dan dijual, hasil bersih yang diterima setiap penambang biasanya tak akan lebih dari Rp. 500.000,- sebagian pendapatan disisihkan untuk membayar hutang. Hal ini terpaksa dilakukan demi keperluan selama berada di lokasi tambang plus kebutuhan dapur keluarga yang tetap harus mengepul selama penambang belum mendapatkan hasil.

Penambang Batu KalimayaHidup prihatin terbiasa dilakoni laki-laki berusia 55 tahun ini bersama keluarga. Makan siang berlauk garm dapur serta sayur siput pemberian tetangga sudah menjadi hal biasa. Tak jarang pula untuk menambah penghasilan, anak cucu para penambang ikut mengais diantara tumpukan batu sisa galian lubang.

Batu kalimaya telah menabur mimpi sejahtera. Meski kenyataan tak berbanding lurus dengan harapan, Nurdin tetap kukuh menjadi penambang tak ada pilihan pekerjaan lain menjadi satu alasan.

Related Post


Berwisata Ke Pulau Samosir
Berwisata Ke Pulau Samosir

Keindahan alam tiada banding berpadu dengan tradisi dan budaya yang…

Berwisata ke Wakatobi Melihat Budaya Suku Bajo
Berwisata ke Wakatobi Melihat Budaya Suku Bajo

Mari berwisata ke Wakatobi. Wakatobi wilayah perairan di Sulawesi Tenggara…

Wisata HobbiTon Selandia Baru
Wisata HobbiTon Selandia Baru

Wisata HobbiTon Selandia Baru. Dibawah tangan dingin Peter Jackson film-film…

Sejarah Pasar Terbesar Dan Terbaik Di Asia Tenggara Pasar Johar
Sejarah Pasar Terbesar Dan Terbaik Di Asia Tenggara Pasar Johar

Perjalanan pasar johar berawal pada tahun 1860. Saat itu di…





Add Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *